by

Bocah Ini Nyanyi Lagu Makan Daging Anjing Dengan Sayur Kol

Bocah ini viral setelah rekaman video saat ia menyanyikan lagu berjudul ‘Sayur Kol’ tersebar di media sosial. Selain bernada sederhana, lagu itu liriknya juga mudah diingat.

Bahkan ada satu bagian lirik yang terdengar ‘mencolok’ yang membuat gelak tawa netizen. Pasalnya kalimat tersebut seolah tak mungkin keluar dari mulut seorang bocah.

Begini lirik awal lagu yang ia nyanyikan:
“Waktu abang pergi ke Siborong-borong
Datang hujan yang amat deras lah
Terkejut abang terheran-heran
Sebab abang belum pernah kesana

Untung datang namboru panjaitan
Martarombo kami di jalan
Diajaknya aku ke rumah dia
Makan daging anjing dengan sayur kol”

Bagian reffnya pun dilantunkan oleh bocah itu dengan lantang,
“Sayur Kol.. Sayur Kol..
Makan daging anjing dengan sayur kol
Sayur Kol.. Sayur Kol..
Makan daging anjing dengan sayur kol”

Kalimat ‘makan daging anjing dengan sayur kol’ inilah yang jadi buah bibir netizen. Banyak orang yang beranggapan kalau lagu tersebut diciptakan sendiri oleh bocah lucu itu. Namun setelah ditelusuri, ternyata lagu itu merupakan lagu dari band bernama PUNXGOARAN.

Band itu sudah merilis lagu Sayur Kol sejak tahun 2017. Official video lagu tersebut juga sudah diunggah sejak 10 Agustus 2017 di channel YouTube PUNXGOARAN Official.

Jika dilihat dari marga yang menyajikan hidangan berbahan dasar daging anjing dan sayur kol dalam lirik, bisa dipastikan bahwa hidangan yang dimaksud merupakan hidangan khas Batak Toba.

Menurut salah seorang warga Batak bermarga Panjaitan, sajian berbahan dasar daging anjing yang dicampur dengan sayur kol biasanya berupa sajian berkuah seperti sup dan umum dijumpai di wilayah Siantar.

Namun hidangan berbahan dasar daging anjing yang cukup terkenal dan banyak dijual di lapo ialah saksang. Saksang sendiri merupakan hidangan berkuah kental kecokelatan yang biasanya diracik bersama daging b1, ayam, atau sapi.

Kuahnya yang kenyal berasal dari darah hewan yang dicampur dengan bumbu seperti kelapa perut, andaliman, ketumbar, jahe, lengkuas, kunyit, serai, daun jeruk purut, dan daun salam.

Daging babi, darah, dan daging anjing memang lazim dikonsumsi dalam tradisi kuliner Batak. Daging anjing juga biasa disebut b1 yang datang dari kata ‘biang’ atau pendamping tuak alias ‘tambul’. Karenanya daging anjing juga sering disebut sebagai tambul biang.


Sumber : https://food.detik.com/info-kuliner/d-4337956/bocah-ini-nyanyi-lagu-makan-daging-anjing-dengan-sayur-kol

Comment

Leave a Reply

Kabar Berita