by

Fakta-fakta di Balik Perusakan Polsek Ciracas

Tujuh orang tahanan di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, dipindahkan ke Polda Metro Jaya. Pemindahan dilakukan setelah Polsek Ciracas dirusak massa.

“Tahanan sendiri jumlahnya tujuh dalam keadaan aman dan sehat, sudah dipindahkan ke Polda Metro Jaya,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis di Polsek Ciracas, Rabu (12/12/2018) dini hari.

Menurut Idham, pelayanan Polsek Ciracas akan berjalan seperti biasa. Saat ini petugas masih membereskan puing-puing kerusakan dari bagian bangunan, seperti kaca Polsek yang pecah.

“Pelayanan Polsek Ciracas tetap akan berjalan seperti biasa. Kita bergerak cepat dibantu TNI dan Pemkot Jaktim untuk segera dibersihkan, sehingga besok pagi (pelayanan) masyarakat di Ciracas dan Kramat Jati berjalan seperti biasa,” sambungnya.

Perusakan terjadi pada Selasa (11/12) malam. Idham menyebut lebih dari 100 orang merangsek masuk diduga mencari pelaku pemukul rekannya.

Saat itu polisi sudah memberi penjelasan terkait upaya pencarian pelaku pemukulan. Namun diduga karena tidak puas, massa merangsek masuk dan melakukan perusakan. Selain itu, mobil patroli juga ikut dirusak.

“Tapi mungkin karena massa tidak puas, lalu mereka lakukan tindakan anarkistis,” sambung Idham.

Berikut ini fakta-fakta perusakan Polsek Ciracas:

Didatangi Massa

Mapolsek Ciracas di Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, didatangi sekelompok orang.

“Informasinya, ada orang ramai-ramai ke Mapolsek Ciracas, ramai banget sampai jalanan tidak bisa dilewati. Karena lokasinya di perbatasan Ciracas-Kramat Jati, saya juga standby di sini,” ujar Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin AR saat dimintai konfirmasi, Selasa (11/12/2018), pukul 23.00 WIB.

Nurdin belum tahu pasti apa penyebab massa berkerumun ke Mapolsek Ciracas. Dia mengatakan massa datang sekitar pukul 22.00 WIB. “Infonya saya juga belum tahu pasti apakah ada kasus atau bukan,” kata dia.

Lalu lintas sempat ditutup dan dialihkan saat massa mendatangi Polsek, Selasa (11/12) malam.

Mobil Dirusak dan Dibakar

Mobil-mobil dan sepeda motor yang terparkir di depan Polsek digulingkan massa dan dirusak.

Belum diketahui dari mana massa yang menggulingkan kendaraan tersebut. Bangunan Polsek tampak berantakan. Kaca-kaca pecah dan beberapa fasilitasnya rusak.

Adapun mobil yang yang terbakar merupakan mobil polisi dan umum. Ada sembilan unit yang terbakar.

Massa Diduga Cari Pemukul Rekannya

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis belum mengungkap identitas massa yang merusak Polsek Ciracas, Jakarta Timur. Namun diduga massa mencari tahu soal keberadaan pelaku pemukulan rekannya.

“Kita tidak tahu massa dari mana. Itu massa yang kurang puas atas penanganan kasus yang terjadi sehari sebelumnya. Kemudian, dampak dari ketidakpuasan itu, sebagian massa itu, yang kurang-lebih 200 (orang), merangsek masuk untuk mengecek apakah benar tahanan yang memukul rekan mereka sudah ditahan,” kata Irjen Idham di Polsek Ciracas, Jaktim, Rabu (12/12) dini hari.

Pelaku Perusakan Dicari Polisi

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis memerintahkan agar pelaku di balik massa yang anarkistis merusak Polsek Ciracas diungkap.

“Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan Kapolres Jaktim untuk lidik supaya kita bisa ungkap pelaku di balik massa yang anarkistis ini,” kata Kapolda di Polsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (12/12).

Kapolda menjelaskan pihaknya belum tahu siapa massa yang merusak Polsek dan berlaku anarkistis tersebut.

7 Tahanan Dipindah

Tujuh orang tahanan di Polsek Ciracas, Jakarta Timur, dipindahkan ke Polda Metro Jaya. Pemindahan dilakukan setelah Polsek Ciracas dirusak massa.

“Tahanan sendiri jumlahnya tujuh dalam keadaan aman dan sehat, sudah dipindahkan ke Polda Metro Jaya,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis di Polsek Ciracas, Rabu (12/12/2018) dini hari.

Menurut Idham, pelayanan Polsek Ciracas akan berjalan seperti biasa.

Diduga Terkait Pengeroyokan Anggota TNI

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis menduga perusakan tersebut terkait kejadian oknum anggota TNI yang terlibat cekcok dengan tukang parkir beberapa hari lalu.

“Apakah terkait kasus pemukulan TNI di Ciracas?” tanya wartawan di Polsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Rabu (12/12) dini hari.

“Kemungkinan analisisnya ke sana, tapi beri saya waktu untuk teman-teman krimum dan Kapolres bekerja. Kalau ada perkembangan yang sudah didapat, saya sampaikan,” jawab Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis.

Comment

Leave a Reply

Kabar Berita