by

Viral, Dua Warga Sengaja Buang 7 Karung Kulit Durian ke Sungai Musi

Dua orang warga Palembang, Sumatera Selatan ditangkap Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) lantaran kedapatan membuang sampah berupa kulit durian sebanyak tujuh karung ke sungai Musi, Senin (13/1/2020). Kedua warga yang diamankan tersebut yakni Haryanto (31) warga 13 Ilir dan Ade Rio (28) warga 1 Ilir Palembang. Informasi yang dihimpun, aksi Haryanto dan Ade tersebut sebelumnya sempat viral di media sosial (medsos), yakni di instagram @ palembang.update.  Keduanya terekam saat membuang tujuh karung kulit durian ke sungai Musi dengan menggunakan mobil angkot jurusan Lemabang-Ampera.

Diupah Rp 20.000 Mereka membuang kulit durian itu diatas jembatan Musi IV. Setelah video tersebut beredar, pihak Sat-PolPP bersama Dinas Perhubungan kota Palembang langsung melacak plat nomor angkot tersebut dan menangkap Haryanto sebagi sopir dan Ade sebagai kernet. Kepala Satuan (Kasat) PolPP kota Palembang GA Putra Jaya menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, kulit durian itu dibawa dari kawasan pasar Kuto Palembang. Mereka membuang kulit durian tersebut dengan mendapatkan upah Rp 20 ribu.

baca juga : Anak 2 Tahun Jadi Korban Meninggal Penembakan di Mall, Status Kesedihan Ibunya di Facebook

Mereka mengaku disuruh orang untuk membuang sampah kulit durian ke sungai Musi,”kata Putra.

Denda maksimal Rp 50 juta Putra menerangkan, keduanya melanggar Perda 3 Tahun 2015 Pasal 55 Tahun tentang larangan pembuangan sampah dengan acaman kurungan tiga bulan atau denda maksimal Rp 50 juta. Mereka pun kini ditahan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut.

Saat ini mereka dilakukan penahanan karena masuk dalam tindak pidana ringan (Tipiring),”ujarnya. Sementara itu, pengakuan tersangka Haryanto, ia membuang tujuh karung kulit durian tersebut ke sungai Musi karena bingung mencari tempat sampah. Sebelumnya, ia sempat hendak membuang kulit durian itu ke tanah kosong  kawasan boombaru Palembang.

Namun dilarang oleh warga sekitar. “Jadi kami pikir buang ke sungai saja dari atas jembatan, kami hanya diupah Rp 20 ribu untuk tujuh karung,”ucapnya.

sumber : https://regional.kompas.com/

Comment

Leave a Reply

Kabar Berita